Aku Benci Siang


Disaat diriku lemah akan masalah
Aku hanya bisa memikirkan ,apalah hidup
Disaat diriku gundah dan gelisah
Aku merasa hidup di dunia tak indah

Hanya malam yang ku nanti
Ingin rasanya cepat bermimpi
Dan bila pagi menghampiri
Ingin rasanya tak melewati

Kau terang tapi tak tenang
Itulah yang buatku benci siang

Deritaku terlihat jelas
Saat siang saat kau datang
Dan ku merasa lemas
Memikirkanmu ingin ku tendang

Kapan hati ini senang
Aku nantikan tapi hilang
Kenyataan yang terjadi
Masalah makin panjang

Untuk apa aku terus disini
Bila jatuh ku hanya bisa mengeluh
Aku putuskan untuk pergi
Hanya luka yang akan ku bawa

(saat2 malas bekerja,karena ada masalah,hehe resiko kerja ya)

Dikirim menggunakan Wordmobi

Iklan

35 pemikiran pada “Aku Benci Siang

  1. sob….kalau benci siang, trus siangnya ngambek gak mau muncul lagi gimana…?????? kan gelap trus…………. meski lampu ada sih…hehehehe.

    salam kenal sob…ditunggu kunjungan baliknya

  2. bersemangatlah kawan, malam dan siang adalah anugrah. mari kita belajar menikmati setiap detik yang kita lalui hari ini. jika kita hanya menginginkan malam, maka hangatnya semangat mentari tak akan kita rasakan. salam persahabatan kawan!!!

  3. jadi inget waktu kerja di kantoran dulu, dengan target kerja sangat tinggi.
    saat yang dinanti adalah saat gelap malam tiba, waktunya pulang, makan malam, dan tidur.
    🙂 salam kenal gan

  4. lama2 ente bisa2 disebut vampir oriee.. hehe.. lam kenal.. btw, puisinya bagus bener… like it a lot… cocoknya ente jadi penggantinya khoiril anwar rie…

Berkomentarlah dengan jujur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s