Tetap Mencintai Dirimu


Sakit rasanya saat aku mencintai seseorang tapi dia tak mencintaiku.
Tapi sekarang lebih menyakitkan lagi.
Ssaat aku mencintai seserang tapi aku tak bisa mengungkapkannya.
Apakah aku harus sendiri
Dan menunggu datangnya cinta.
Tapi sampai kapankah aku harus menunggu cinta itu datang.

Aku mampu tersenyum walau dalam hati menangis,
Akupun mampu berdiri walau terasa letih.
Kadang ada sesuatu yang berbisik ,ungkapkan perasaanmu ,jangan kau ragu.
Tapi tetap saja aku tak mampu mengatakanya.

Jika engkau tak menyadari betapa aku mencintaimu.
Mungkin saat ini belum saatnya aku bersamamu.
Aku tetap setia dan tak akan lelah menunggumu.
Sekarang aku hanya berharap suatu nanti engkau mengerti apa yang ku rasakan.

Sungguh aku menyayangimu ,aku sangat mencintai dirimu.
Mungkin sudah tak ada lagi wanita yang ku cintai.
Karena sepenuhnya perasaanku hanya untukmu ,Bidadariku.

Waktu berlalu begitu cepat ,tapi cintamu belum ku dapat.
Tapi ku tetap bersabar menunggumu,ku serahkan cinta hanya padamu Tuhan.
Seandainya aku punya keberanian untuk mengungkapkannya.
Mungkin kita sudah bersama ,atau mungkin ku akan sakit hati seperti yang kurasakan dulu.

Indahnya kehidupan ini ,walau hanya mencintaimu dari sini dari kata-kata ini.
Dan akupun tau ,kalau engkau tak tau perasaanku padamu, karena aku tak mengatakanya.
.
Baca Juga:

Iklan

14 pemikiran pada “Tetap Mencintai Dirimu

  1. terkadang, cinta pun butuh rangkaian kata untuk mengungkapkannya.. tidak ada yang salah dengan memberitahukan apa yang sedang kita rasakan kepada orangnya.. caiyou brader!!

Berkomentarlah dengan jujur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s